1
Evolusi Teknik Prompt
AI008Kuliah 4
00:06

Evolusi Teknik Prompt

Perpindahan dari 'taktik prompt' era 2023 ke standar produksi tahun 2026 menandai transisi Teknik Prompt menjadi disiplin teknik yang formal. Kita tidak lagi mengandalkan penulisan kreatif; kita membangun infrastruktur yang tangguh.

1. Dari Heuristik ke Ketelitian

Interaksi AI awal bergantung pada 'taktik' coba-coba. Sistem modern mengutamakan Ketelitian Teknik, menggunakan kerangka berpikir dan spesifikasi output yang ketat seperti JSON yang valid untuk memastikan kompatibilitas perangkat lunak.

2. Kebutuhan Pemahaman Dasar

Model Bahasa Besar (LLM) menderita pemotongan pengetahuan temporal dan halusinasi. Memberi dasar pada model melalui Generasi Diperkaya Pencarian (RAG) adalah satu-satunya cara untuk menutup celah antara data pelatihan statis dan fakta dunia nyata secara real-time.

3. Ketangguhan Arsitektur

Strategi satu penyedia sekarang dianggap sebagai kerentanan kritis. Sistem tingkat produksi harus menerapkan Orkestrasi Multi-Penyedia, menggunakan router lalu lintas untuk memastikan ketersediaan dan efisiensi biaya.

Persyaratan Audit Tahun 2026
Mengandalkan 'model mentah' tidak cukup untuk lingkungan berisiko tinggi. Setiap prompt produksi harus dikendalikan versi dan dilindungi terhadap eksploit formatting yang bersifat jahat.
Logika Router Lalu Lintas Tangguh
1
def resilient_router(prompt, skor_kompleksitas):
2
# Langkah 1: Periksa Cache Lokal
3
jika cache.exists(prompt):
4
kembalikan cache.get(prompt)
5
6
# Langkah 2: Pengambilan RAG
7
konteks = vector_db.search(prompt)
8
9
# Langkah 3: Rute berdasarkan kompleksitas
10
coba:
11
jika skor_kompleksitas >0.8:
12
# Rute ke Model Berpikir Tinggi (misalnya, Claude 3.5)
13
kembalikan model_high.generate(prompt, konteks)
14
selain itu:
15
# Rute ke Model Cepat/Murah
16
kembalikan model_fast.generate(prompt, konteks)
17
18
# Langkah 4: Mekanisme Cadangan
19
kecuali ProviderError:
20
cetak("Gagal utama, beralih gateway...")
21
kembalikan model_fallback.generate(prompt, konteks)